Hasil Survei Pilkada Bengkulu : Sifat Calon Gubernur Favorit Pemilih

Beberapa perilaku politik pemilih masyarakat provinsi Bengkulu yang akan melaksanakan pilkada untuk memilih gubernur pada akhir tahun nanti dapat dilihat pada hasil survei pilkada di provinsi Bengkulu ini. Salah satu perilaku politik pemilih yang terekam dalam survei pilkada ini adalah mengenai sifat calon Gubernur yang disukai oleh voter (pemilih). 
Salah satu strategi yang sering dipakai oleh konsultan tim sukses untuk dapat meraih suara maksimal pada kliennya adalah dengan cara mempengaruhi pilihan dengan pendekatan psikologis. Pemilih atau voter yang akan memilih adalah manusia biasa yang suka/senang kepada seseorang karena faktor sifat. Pengaruh dari faktor ini sangat besar terhadap seorang pemilih yang kelak akan menggunakan hak pilihnya untuk memilih calon pemimpinnya di masa yang akan datang. Dapat dibayangkan jika seseorang memiliki sifat antagonis seperti sombong, jarang bergaul dan suka korupsi, dipastikan ia akan dibenci oleh orang lain. Dengan memahami logika psikologis yang sederhana ini, diharapkan seorang kandidat dapat meraih dukungan maksimal berdasarkan perilaku maupun sifat yang sesuai dengan keinginan pemilih.  


Grafik dari hasil survei pilkada diatas adalah gambaran umum mengenai tingkat kesukaan pemilih terhadap sifat dan perilaku calon gubernur yang mereka pilih nantinya. Survei pilkada ini mewawancarai sejumlah responden yang sampelnya didapat dari metode multistage random sampling. Sampel responden dari survei pilkada ini diambil dari setiap kabupaten/kota secara proporsional dengan kriteria tertentu.