Hasil Polling Pilpres 2014 Terbaru : Jokowi-JK Unggul Tipis

Inilah rilis hasil survei jajak pendapat atau polling yang diselenggarakan beberapa hari yang lalu mengenai perilaku politik pemilih menjelang pilpres 2014 yang mencakup wilayah di sepuluh kota besar Indonesia yaitu kota Medan, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar, Banjarmasin dan kota Balikpapan. Polling ini memakai metodologi stratified random sampling dengan cara wawancara via telepon secara langsung kepada responden terpilih secara proporsional di sepuluh kota besar terpilih tersebut.
Obyek survei atau telepolling ini adalah responden yang berjumlah 1250 orang yang tersebar secara proporsional dan telah memiliki hak pilih sebagai warga negara Indonesia pada pemilihan presiden tanggal 5 Juli 2014 nanti. Adapun pertanyaan yang diajukan kepada responden terpilih adalah pertanyaan seputar pengetahuan responden terhadap pilpres, baik itu mengenai calonnya, partai pendukungnya, latar belakang politiknya, perilaku politik pemilih dan lain sebagainya. Berikut beberapa hasil survei atau telepolling yang di rilis dan akan dimuat dalam beberapa bagian posting.


Pada grafik hasil polling diatas terlihat bahwa tingkat partisipasi responden untuk memilih berada pada kisaran 70 % dan responden yang tidak akan menyalurkan hak pilihnya berjumlah 21 % saja. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat perilaku untuk memilih pada pilpres 2014 nanti sangat baik dibandingkan pada pileg lalu..
Ketika responden ditanyakan mengenai pilihannya terhadap calon presiden yang akan dipilih jika pilpres di adakan pada hari ini, maka pasangan capres cawapres Jokowi-JK hanya unggul tipis dari pasangan Prabowo-Hatta. Responden yang memilih pasangan Jokowi-JK berjumlah 42.4%, sedangkan pasangan Prabowo-Hatta memperoleh pilihan responden sebanyak 37.8%.
Sementara itu responden yang belum menentukan pilihannya terhadap capres pada polling ini berada di kisaran angka 17.2 % dan alasan terbanyak responden belum menentukan pilihannya karena alasan tidak atau belum tahu visi misinya. Ini menunjukkan bahwa pemaparan visi misi para pasangan capres belum seluruhnya berhasil disosialisasikan secara luas kepada masyarakat dan masih ada peluang bagi para capres untuk meningkatkan tingkat keterpilihannya.
Menurut Peneliti Sosial & Politik Lamda Indonesia, Murtiyanto dan Jo Purnomo terhadap temuan dari hasil polling ini menyatakan bahwa akan terjadi pertarungan yang sengit pada pelaksanaan pilpres tanggal 5 Juli nanti. "Siapapun pemenangnya tidak akan menang dengan margin yang jauh" demikian papar kedua peneliti tersebut. "yang mengejutkan adalah trend kenaikan elektabilitas Prabowo". Pada  pelaksanaan polling sebelum pileg beberapa waktu lalu, tingkat elektabilitas Prabowo hanya di kisaran 14 % saja, akan tetapi sekarang melonjak hingga hampir 40%, ini menunjukkan pemenang pilpres nanti bisa siapa saja" demikian mereka berbicara tentang analisis hasil survei atau telepolling ini di Jakarta.

Baca juga : Lanjutan Rilis Hasil Survei Telepolling Pilpres 2014