HASIL QUICK COUNT PILPRES 2014
Berikut
adalah rilis hasil Quick Count atau Hitung Cepat terhadap Pemilu Presiden dan
Wakil Presiden 2014 yang telah kami lakukan pada hari ini di beberapa wilayah Indonesia.
Exit
Poll atau jajak pendapat mengenai proses kegiatan pencoblosan di masing-masing
TPS dengan cara mewawancarai responden yang keluar dari area TPS dilakukan
antara pukul 8.00 s/d pukul 12.00 berdasarkan waktu di wilayah masing-masing.
Kegiatan ini bersifat independen melalui kerjasama antara Lamda Indonesia
dengan berbagai jaringan dan mitra kerja yang tersebar di beberapa wilayah di
Indonesia.
Berikut
hasil utama quick count mengenai perolehan suara sah masing-masing kandidat yang di rilis pada pukul 15.30 WIB dengan data yang sudah masuk sekitar 95% dari
seluruh wilayah sampel 2500 TPS dan 5000 responden Exit Polling. Hasil ini
representasi dari jumlah suara sah yang diraih masing-masing kandidat.
1. Prabowo
Subianto – Hatta Rajasa : 48.28 %
2. Joko Widodo – Jusuf Kalla : 51.72 %
Data yang
diperoleh seperti yang terlihat diatas terlihat bahwa pasangan capres cawapres
Jokowi JK unggul tipis sekali dengan margin hanya 3.44 % dari pasangan
rivalnya. Hasil diatas tidak berbeda jauh dengan hasil telepolling yang kami
lakukan beberapa waktu lalu dimana pada polling tersebut pasangan Joko
Widodo-Jusuf Kalla juga unggul tipis terhadap pasangan Prabowo Subianto-Hatta
Rajasa.
Peneliti
senior dari LAMDA Indonesia pada kegiatan ini adalah S. Murtiyanto dan Jo
Purnomo. Kedua peneliti tersebut sepakat mengomentari hasil hitung cepat tersebut dengan
komentar yang hampir sama. Murtiyanto menilai bahwa analisanya sebelum pilpres terbukti akurat yang
menyatakan bahwa salah satu pasangan akan memenangkan pertarungan dengan margin
yang tipis, sedangkan Jo Purnomo menyatakan bahwa pertarungan pada pilpres kali
ini sangat menguji kredibilitas sebuah lembaga survey/quick count dalam
mempublikasikan hasil hitung cepatnya karena alasan tipisnya margin kemenangan. Murtiyanto menambahkan bahwa apapun hasil dari quick count ini bukan menjadi bukti yang sah siapa yang akan memenangkan pilpres ini, quick count hanyalah sebuah media pemantauan apakah pemilu berlangsung jujur, aman dan adil. "hasil perhitungan manual dari KPU pada tanggal 22 Juli nanti adalah hasil yang otentik dan sah" demikian Jo Purnomo menambahkan. Untuk
mengetahui hasil dari exit polling selengkapnya mengenai proses pencoblosan
antara lain, bilik suara, kecenderungan pemilih, kondisi TPS dsb, akan dimuat
dalam postingan berikutnya
