Survei ini menggunakan metode pengambilan sampel multi stage random sampling, teknik pengumpulan pendapat dilakukan secara wawancara tatap muka dengan 750 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh wilayah kabupaten Pangandaran. Dengan margin of error +/- 5%, hasil survei ini dapat mewakili gambaran umum mengenai perilaku dan persepsi politik masyarakat kabupaten Pangandaran menghadapi pilkada serentak tahun 2015.
Sedangkan tingkat partisipasi untuk memilih atau mencoblos masyarakat Pangandaran sangatlah besar. Ini ditunjukkan oleh responden yang akan memilih pada pilkada nanti sebanyak 99.3%. Masyarakat yang belum pasti mencoblos hanya sebanyak 0.6% saja.
Alasan terbesar
masyarakat
yang belum pasti mencoblos
adalah merasa mencoblos
pada pilkada
nanti tidak penting
(65.7%), disusul
malas
((21.5%), dan masih bingung
(12.8%).
Baca hasil survei Pangandaran berikutnya :
- Dasar Pilihan Warga Pangandaran Untuk Memilih
- Tingkat Popularitas Calon Bupati
- Sumber Informasi Pilkada
- Toleransi Terhadap Money Politics



