QUICK COUNT & EXIT POLLING PILPRES 2014

Menjelang perhelatan pesta demokrasi pamungkas di tahun ini yaitu pemilihan Presiden masa bakti 2014 sampai dengan 2019 yang akan di selenggarakan pada tanggal 9 Juli 2014 nanti, maka seperti biasa LAMDA Indonesia akan menyelenggarakan Hitung Cepat (quick count) dan Exit Polling. Pada kegiatan pemilihan anggota legislatif beberapa waktu lalu, LAMDA Indonesia juga sukses menyelenggarakan kegiatan Quick Count dan Exit Polling Pileg 2014 dan mengenai hasilnya bisa dilihat disini.

Kegiatan Quick Count ini terselenggara atas kerjasama para relawan dari mitra LAMDA Indonesia yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Sampel TPS yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebanyak 2.500 TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan sampel responden untuk kegiatan jajak pendapat setelah pencoblosan di areal TPS (exit poll) berjumlah 5.000 orang (1 TPS = 2 responden). 

METODOLOGI
Metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode multistage random sampling atau metode jenjang acak bertingkat yang dilakukan secara proporsional, dimana penentuan TPS terpilih yang menjadi sampling hitung cepat, ditentukan secara bertingkat dari atas ke bawah melalui struktur wilayah setempat misalnya dari tingkat kecamatan, kelurahan, dan RW. Untuk metodologi kegiatan exit polling dalam menentukan respondennya yang akan diwawancarai menggunakan metode interval waktu acak atau time interval random sampling yaitu responden yang terpilih berdasarkan waktu yang telah ditentukan setelah mencoblos dan keluar dari TPS. 

Data dari masing-masing TPS terpilih akan dikirimkan oleh para relawan melalui fasilitas sms dan chat (short message service) telepon seluler ke server pusat tim pengolah data. Data tersebut selanjutnya akan diolah secara otomatis melalui aplikasi hitung cepat sehingga dapat tersaji secara real time atau waktu sesungguhnya mengenai prosentase masing-masing perolehan suara baik suara sah, suara tidak sah, dan lain sebagainya (data quick count). Kemudian untuk data yang digunakan untuk keperluan kegiatan exit polling, dikirimkan secara manual oleh relawan ke pusat kegiatan masing-masing wilayah melalui koordinator yang telah ditunjuk dan langsung dan di olah secara manual oleh para koordinator tersebut. Nantinya data yang telah dikumpulkan oleh koordinator akan dikirimkan ke pusat data di Jakarta untuk dapat dianalisa dan kemudian dirilis pada hari berikutnya.

Peneliti utama LAMDA Indonesia yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Jo Purnomo  dan S. Murtiyanto untuk menganalisa kegiatan Quick Count & Exit Polling dan dibantu juga oleh Yaya Rohman sebagai Koordinator Pusat Relawan. Tingkat kesalahan atau margin of error dalam kegiatan ini adalah +/- 3% dengan tingkat kepercayaan 95%. Mengenai hasil dari hitung cepat ini rencananya akan diumumkan pada sore hari  saat hari H pencoblosan dan hasil dari kegiatan exit polling akan dirilis pada keesokan harinya.

Tujuan utama dari kegiatan Quick Count dan Exit Polling ini adalah untuk mengetahui secara cepat dan tepat perilaku politik masyarakat daerah di Indonesia dalam menyalurkan hak politiknya mengenai pilihan mereka terhadap calon pemimpinnya, serta sekaligus juga sebagai barometer terhadap pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil. Pemimpin yang terpilih dari sebuah pemilu yang jujur dan adil seyogyanya akan memimpin bangsa ini dengan rasa memiliki dan percaya diri karena dilandasi oleh legitimasi yang kuat dari rakyatnya.